• 04/05/2024
mashupch.com

Misteri dan Keajaiban Terakota: Mengungkap Rahasia Dinasti Qin

mashupch.com – Dalam penggalian sejarah yang telah berubah menjadi salah satu penemuan paling fenomenal abad ini, tentara Terakota yang ditemukan di China telah membuka lembaran baru dalam pemahaman kita tentang masa lalu. Patung tanah liat ini, yang merupakan representasi tentara dari era Kaisar Qin Shi Huang, pertama kali ditemukan pada tahun 1974 oleh petani di daerah Lintong, Shaanxi, dan telah menarik perhatian dunia sejak saat itu.

Dibuat sekitar tahun 210-209 SM sebagai pengawal kehormatan di akhirat bagi Kaisar pertama China, patung-patung ini menampilkan berbagai figur, tidak hanya prajurit, tetapi juga kereta perang, kuda, dan bahkan figur sipil seperti pejabat dan musisi. Arkeolog memperkirakan bahwa terdapat lebih dari 8.000 patung prajurit, yang diposisikan dalam formasi pertempuran yang terorganisir, ditemani oleh ratusan kereta dan kuda.

Penelitian terkini, dilaporkan pada tanggal 4 April 2024, menawarkan pandangan yang lebih dalam tentang kehidupan selama Dinasti Qin, memperlihatkan seragam tentara hingga asal usul individu mereka. Sebuah studi khusus yang fokus pada alas kaki telah mengungkapkan bahwa sepatu yang dikenakan oleh prajurit Terakota mungkin memainkan peran kunci dalam keberhasilan militer mereka, menyiratkan bahwa sepatu tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan dan stabilitas yang diperlukan dalam manuver perang.

Dua peneliti di China mengambil langkah lebih lanjut dengan menganalisis dan mereplikasi sepatu dari patung pemanah yang berlutut, yang unik karena menunjukkan sol sepatunya. Replika yang dibuat dengan teknik kuno menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa dan resistensi slip yang baik, bahkan dalam kondisi basah.

Kebiasaan berpakaian Dinasti Qin juga terungkap sebagai salah satu yang penuh warna dan berani. Penelitian menunjukkan bahwa patung-pratung yang dibuat dulunya berwarna-warni, dengan merah, ungu, dan hijau yang menyala, mencerminkan pakaian prajurit pada masa itu. Sebagian patung yang ditemukan masih menunjukkan sisa-sisa warna ini, walaupun telah terpendam selama berabad-abad.

Studi terhadap 30 telinga patung menemukan variasi yang signifikan, menunjukkan bahwa setiap patung mungkin dibuat berdasarkan individu yang nyata. Analisis wajah patung dengan wajah etnis China modern juga mendukung teori ini, menunjukkan bahwa patung-pratung tersebut dibuat dengan mengikuti ciri khas manusia sebenarnya.

Walau baru sebagian kecil dari koleksi yang luas ini berhasil diungkap, temuan terus bertambah setiap tahunnya. Proses penggalian yang berkesinambungan ini diharapkan akan terus memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kekayaan sejarah dan budaya dari Dinasti Qin di China kuno.